Profil
JOHN S. NIMPOENO dilahirkan di Bandung pada tanggal 2 April 1926 sebagai anak ke lima dari lima orang bersaudara. Ayah dan ibu, yaitu R.M. Soetojo Nimpoeno dan R.A. Poedji Hastoeti telah membina keluarga ini dengan iklim kerja penuh tanggung jawab dan pergaulan sosial yang tidak mengenal diskriminasi. Beristrikan DIANA MOEIS, puteri tertua dari Pahlawan Nasional Abdul Moeis dan Ibu Sunarsih.
Setelah tamat Europese lagere School di Meester Cornelis dan meneruskan sekolah di Hogere Burger School di Solo, kesinambungan proses belajar terputus oleh pecahnya Perang dunia ke dua. Kelanjutan pendidikan dilewati melalui satu tahun di S.M.P. di Bogor, dan diteruskan di S.M.T. Bagian B di Solo. Pernah diberi kesempatan untuk menempuh studi Technische Physica di Technische Hogeschool, Delft, Nederland, akan tetapi pindah ke Jerman Barat dan menyelesaikan studi Psikologi tahun 1959 dalam waktu empat tahun. Dikirim kembali ke Jerman Barat pada tahun 1964 untuk mengikuti pelatihan spesialisasi di bidang Psikoterapi, dan kembali pada tahun 1967 setelah sempat mengepalai Bagian Psikoterapi di Institut fuer Jugendpsychiatrie di kota Essen, Jerman Barat.
Karir militer dimulai di Pendidikan Menengah bergabung dengan Barisan Polisi Istimewa S.M.T. dan Tentara Genie Pelajar Detasemen IV yang pada akhirnya Tentara Pelajar Detasemen II diintegrasikan ke dalam tubuh T.N.I. Sebagai Psikolog Angkatan Darat ditempatkan di Dinas Psikologi A.D. di Bandung, kemudian dipindahkan ke Divisi VI Siliwangi sebagai Psikolog dalam berbagai operasi militer di pulau Jawa dan Sulawesi. Setelah mengabdi pada negara di Angkatan darat selama 36 tahun, maka pada tahun 1981 memasuki masa pensiun dengan pangkat akhir Kolonel.
Kembali ke Indonesia tahun 1967 langsung diperbantukan di Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran sebagai Dosen Tetap dengan tugas khusus (pada waktu itu) “mengamankan hari depan mahasiswa untuk mereka sendiri”. Pada awalnya mengajar juga di Fakultas Pedagogi Universitas Gadjah Mada dan di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, selain di Akademi Militer Magelang dan Akademi Perawat di Bandung. Baru pada tahun 1981 berkesempatan untuk melakukan promosi dan menjadi Doktor di bidang Psikologi di Universitas Padjadjaran, dengan judul disertasi “Keperantaraan dalam Konteks Budaya Indonesia”, yang dihargai dengan judicium cum laude.